Menu

Panduan Prosedur Operasi Regenerasi untuk Sistem Mixed Bed Air Ultrapure Industri

Penulis: Waktu rilis: 2026-04-01 08:03:22 Jumlah penayangan: 463

工业超纯水混床系统再生操作流程指导

Pretreatment Regenerasi Sistem Mixed Bed

Tujuan inti dari pretreatment regenerasi untuk sistem mixed bed adalah memulihkan kapasitas adsorpsi resin penukar kation dan anion. Seluruh proses ini seperti "pembersihan" dan "pemulihan" menyeluruh pada resin, yang dibagi menjadi lima langkah utama: backwashing untuk pelapisan, regenerasi simultan, pembilasan displacement, pencampuran, dan pembilasan akhir. (Jika untuk pretreatment, pelapisan tidak diperlukan. Pertama, isi resin kation hingga ketinggian drainase tengah, kemudian isi resin anion, umumnya volume resin anion dua kali lipat volume resin kation.)

Langkah 1: Backwashing untuk Pelapisan
Panduan Operasi: Air masuk dari bagian bawah mixed bed, mengalir perlahan ke atas untuk membilas lapisan resin. Mulailah dengan laju alir kecil, setelah resin melonggar, tingkatkan secara bertahap hingga sekitar 10 m/jam, selama 10-15 menit. Kemudian hentikan aliran air dan biarkan resin mengendap secara alami.
Tujuan dan Prinsip: Memanfaatkan perbedaan densitas basah sebenarnya antara resin kation (lebih berat) dan anion (lebih ringan), di bawah pengaruh aliran air, resin kation yang lebih berat mengendap di bagian bawah, sementara resin anion yang lebih ringan mengapung di bagian atas, sehingga tercapai pemisahan untuk persiapan regenerasi terpisah selanjutnya.
Tips Penting: Setelah pengendapan, buang air dalam bed hingga ketinggian sekitar 10 cm di atas permukaan lapisan resin untuk menyisakan ruang bagi pemasukan larutan regenerasi pada langkah berikutnya.

Langkah 2: Regenerasi Simultan
Panduan Operasi: Ini adalah inti dari proses regenerasi. Regenerasi Resin Anion: Masukkan larutan natrium hidroksida (NaOH) 3-4% dari bagian atas mixed bed, mengalir ke bawah melalui lapisan resin anion; limbah cair dikeluarkan dari pipa drainase tengah. Regenerasi Resin Kation: Secara bersamaan, masukkan larutan asam klorida (HCl) 4-5% dari bagian bawah mixed bed, mengalir ke atas melalui lapisan resin kation; limbah cair juga dikeluarkan dari pipa drainase tengah.
"Air Penekan": Untuk mencegah kontaminasi timbal balik antara larutan asam dan basa, saat meregenerasi resin anion, sejumlah kecil air pembersih (disebut "air penekan") dimasukkan dari bagian bawah untuk mendorong kembali basa yang mungkin meresap ke bawah menuju saluran pembuangan tengah; saat meregenerasi resin kation, air pembersih dimasukkan dari bagian atas.
Tujuan dan Prinsip: Menggunakan larutan regenerasi asam dan basa dengan konsentrasi tinggi untuk menggantikan ion-ion yang teradsorpsi pada resin, mengembalikan resin ke bentuk H⁺ (resin kation) dan OH⁻ (resin anion) aslinya.
Tips Penting: Kontrol ketat konsentrasi dan laju alir larutan regenerasi, dan pantau terus apakah "air penekan" berfungsi normal. Ini adalah kunci untuk mencegah kontaminasi silang dan memastikan efektivitas regenerasi.

Langkah 3: Pembilasan Displacement
Panduan Operasi: Setelah menghentikan pemasukan asam dan basa, teruskan aliran air dari jalur atas dan bawah untuk membilas resin kation dan anion; limbah cair tetap dikeluarkan dari saluran pembuangan tengah. Bilas hingga keasaman atau kebasaan air buangan di bawah 0,5 mmol/L.
Tujuan dan Prinsip: Membersihkan secara menyeluruh sisa regeneran yang tertinggal di dalam lapisan resin dan ion pengotor yang telah digantikan.
Tips Penting: Pembilasan harus dilakukan secara menyeluruh, karena sisa regeneran yang tertinggal akan mempengaruhi kualitas air keluaran saat mixed bed baru mulai beroperasi.

Langkah 4: Pencampuran
Panduan Operasi: Pertama, buang air dalam bed hingga ketinggian 100-200 mm di atas permukaan lapisan resin. Kemudian, masukkan udara tekan bersih dengan tekanan 0,1-0,15 MPa dari bagian bawah mixed bed, aduk selama sekitar 5 menit untuk mencampur kembali resin yang telah terpisah secara merata. Setelah menghentikan pasokan udara, segera buang air dengan cepat, memanfaatkan jatuhnya air agar resin yang telah tercampur segera mengendap, mencegah pemisahan kembali akibat perbedaan densitas.
Tujuan dan Prinsip: Mencampur secara merata resin kation dan anion yang telah diregenerasi, yang setara dengan membentuk tak terhitung jumlahnya unggun ganda mini di dalam mixed bed. Ini memastikan bahwa saat memproduksi air, aliran air dapat bersentuhan penuh dengan kedua jenis resin, melakukan penukaran berulang untuk mendapatkan air dengan kemurnian tinggi.
Tips Penting: Udara tekan harus bebas minyak untuk menghindari kontaminasi resin. Pembuangan air cepat setelah pencampuran adalah kunci keberhasilan seluruh langkah ini.

Langkah 5: Pembilasan Akhir
Panduan Operasi: Air dimasukkan dari bagian atas mixed bed dan dikeluarkan dari bagian bawah, melakukan pembilasan terakhir pada lapisan resin yang telah tercampur dengan laju alir 10-20 m/jam.
Tujuan dan Prinsip: Membersihkan lebih lanjut potongan resin halus dan kotoran kecil yang mungkin terbentuk selama proses pencampuran, serta memadatkan lapisan resin.
Tips Penting: Lanjutkan pembilasan akhir hingga parameter konduktivitas dan kadar silika air keluaran mencapai standar kelulusan (misalnya konduktivitas di bawah 0,2 µS/cm). Hanya dengan demikian mixed bed dapat dioperasikan kembali untuk produksi air atau dialihkan ke status siaga.

Nginx server needs to configure pseudo-static rules, click View configuration method